Selasa, 03 Januari 2012

Simulasi SAR MPCA LAWALATA-IPB (Bagian Kedua)

Lihat bagian pertama
Tulisan oleh Via Mardiana "Pucuk"

4 Desember 2011. Aku terbangun oleh terpaan angin dan tetesan embun yang jatuh dari dedaunan yang mengenai wajah. Terdengar suara Adzan Subuh dari perkampungan dibawah. Kampung Tapos. Aku membangunkan kedua temanku dan mengajak mereka sholat berjamaah. Setelah itu kami memasak untuk sarapan pagi.

Sinar matahari mulai menerobos di sela-sela pohon Pinus. Akupun menghirup napas dalam-dalam sembari  menikmati indahnya garis-garis cahaya yang menerangi camp kami. Ahhhh,,, segar rasanya. Kulihat teman MPCA kelompok lain sedang sibuk berkemas dan mempersiapkan sarapan pagi. Setelah makan, Firdaus member tanda untuk berkumpul. Aku bergabung dengan anggota MPCA lainnya melakukan olah raga pemanasan.

Simulasi SAR MPCA LAWALATA-IPB (Bagian Pertama)

Tulisan oleh Via Mardiana "Pucuk"

Sabtu, 3 Desember 2011. Aku mengepak Perlengkapan Jalan Mandiri (PJM) kedalam tas ransel, setelah memastikan semua lengkap. Dengan ransel dipunggung, Aku melangkah meninggalkan Asrama TPB menuju sekretariat LAWALATA-IPB.

Hari ini, merupakan materi lapang ke-tiga sejak Aku resmi menjadi anggota Masa Pembinaan Calon Anggota (MPCA). Rencananya, bersama anggota MPCA lainnya, akan praktek simulasi Search and Rescue (SAR) di Kawasan Gunung Salak. Tepatnya di Kampung Tapos, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Jumat, 18 November 2011

Membunuh Malam di Gunung Bunder

Untuk melihat fotostory, silahkan (klik disini)



Malam ini langit cerah. Bintang-bintang terlihat bersinar menghiasi angkasa. Menerangi perjalanan kami ber-enam (Aku, Ode, Fahmi, Jeceng, Kipli dan Upil) menuju lokasi perkemahan Gunung Bunder, Bogor. Kami hendak menyusul teman-teman LAWALATA-IPB yang sudah berangkat ba'da isya' yang lalu. Hari ini pembukaan Masa Pembinaan Calon Anggota (MPCA) LAWALATA-IPB. 12 November 2011.


Rabu, 09 November 2011

Gemerlap Pasar Malam Kota Chiangmai

PhotoStory silahka (Klik Disini)
Malam di kota Chiang Mai, Thailand, sebuah  tuk-tuk menunggu di depan lobi hotel. Si sopir bersiap mengantar saya ke pasar malam di tengah kota. Jam 06.30, waktu Chiang Mai, saya mencoba kendaraan tuk tuk khas kota itu. Bicara soal tuk-tuk, kendaraan ini mirip dengan bajaj dengan kapasitas lebih besar. Tempat duduknya terdiri dua baris, penumpang saling berhadapan. Satu baris bisa diduduki oleh 4-5 orang dewasa. 

Kamis, 03 November 2011

Makan di Sungai Ping, Chiangmai

Dua tuk-tuk telah menunggu kami di depan lobby Green Lake Resort Hotel. Lakpa, staff AIPP memanggil orang-orang untuk cepat kesana. tak kecuali aku yang sedang ber chating ria. "Annas we should go now, peoples are waiting at lobby" begitu katanya"Ok Bos, i change my T-Shirt and put laptop in my room first ya" jawabku dengan gaya bahasa campuran, seraya mematikan komputer.
Suasana di Perahu
Perjalanan dari Green Lake Resort, tempat kami menginap sekitar 15 menit. Turun dari tuk-tuk, sekilas tempat makan ini tidak begitu istimewa bagi kami. Seperti kebanyakan restoran yang aku temui disepanjang jalan tadi.