"Kami berharap, hasil pertemuan ini nanti, siaran ini (Primitive Runaway) dihentikan. Dan harus ada cara dari pihak TransTV untuk meminta maaf kepada pihak-pihak yang sudah tersinggu, khususnya Masyarakat Adat" , itulah point yang disampaikan oleh Abdon Nababan kepada TransTV dalam mediasi pada tanggal 27 Desember 2010, di Gedung Sekretariat Negara, Lantai VI Jl. Gajah Mada No.8, Jakarta. Tuntutan dari Sekretaris Jenderal AMAN ini, tidak hanya mewakili suara masyarakat adat, tapi juga masyarakat luas, yang menjadi korban tayangan yang menyesatkan ini.
Beberapa bulan terakhir ini, masyarakat (baik individu, kelompok maupun secara lembaga) memprotes pihak TransTV dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melalui berbagai cara. SMS, email, Surat terbuka. Dalam sehari saja, member dari sebuah group di Facebook, "Stop PRIMITIVE RUNAWAY" mencapai 2000an. Masyarakat juga telah .Sayangnya tidak digubris sama sekali.
TransTV baru merespon tuntutan-tuntutan tersebut dalam mediasi yang diselenggarakan oleh KPI. Terkait dengan adanya surat terbuka dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN)
0 comments:
Poskan Komentar